:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1426719/original/095085000_1480931611-charging.jpg)
Dengan membawa teori triboelektrik efek tadi, muatan listrik yang seringkali terbuang bisa ditransformasikan untuk energi listrik yang bisa mengecas smartphone.
Cara kerjanya, periset membuat prototip fungsional dengan material bernama polydimethylsiloxane, polimer berbasis silikon yang biasa digunakan pada lensa kontak. Material ini dijepitkan di antara dua emas tipis.
Hal ini membuat ketika salah satu lapisan emas digosokkan, ia akan teraplikasikan antara emas dan polimer.
Hal tersebut membuat elektron akan mengalir bolak-balik antara lapisan emas. Semakin banyak gesekan, semakin besar jumlah tenaga yang dihasilkan.
Hal ini sangat aplikatif untuk smartphone. Pasalnya menurut studi yang dihelat Quartz Index, pengguna rata-rata smartphone Amerika Serikat membuka, mengetuk, menggesek atau mengklik layar di smartphone mereka setidaknya 2.617 kali dalam sehari.
Tentu akan sangat bagus jika hal ini dapat diubah jadi energi untuk mengisi daya.
Reporter: Indra Cahya
Sumber: Merdeka.com
(Jek)
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Samsung Electronics Co. meluncurkan smartphone terbaru, Galaxy Note 9 yang akan tersedia dalam bulan ini.
No comments:
Post a Comment