:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1851834/original/042612800_1517391851-iStock-629960654.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Siklus tidur Anda mungkin terasa sangat mudah di usia 20- an. Namun, bukan rahasia lagi jika seiring bertambahnya usia memasuki angka 30 dan 40-an, tidur menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang.
Seiring bertambahnya usia, struktur otak dan konektivitasnya berubah membuat Anda kesulitan mendapatkan tidur yang berkualitas. Dilansir dari furthermore.equinox.com, Senin (20/8/2018), berikut ini adalah perubahan siklus tidur Anda seiring bertambahnya usia.
1. Arsitektur tidur Anda bergeser
Usia memiliki dampak besar pada arsitektur tidur. Biasanya seseorang membutuhkan satu setengah jam untuk melalui empat tahap, yaitu gerakan mata non cepat tahap satu sampai tiga, hingga tidur.
Seiring bertambahnya usia, siklus 90 menit tersebut akan menjadi lebih pendek, Anda mulai menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur ringan. Intinya, hal ini akan membuat Anda kurang fokus di siang hari.
Jika Anda sedang mencari cara mencegah kantuk di siang hari, paparkan diri ke cahaya matahari pagi. Atau lakukan olahraga yang bisa membantu Anda lebih fokus dan mengusir keinginan untuk tidur di siang hari.
Cukup sulit bagi seorang anak untuk tidur tepat waktu agar terhindar dari mengantuk ketika sedang belajar di sekolah. Jika dulu hanya dengan menaruh buku lalu naik ke atas tempat tidur sudah bisa terlelap, kini terhalang gadget yang dapat dimainkan sebelu
from Berita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PpCBH2
No comments:
Post a Comment