:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2374046/original/029281900_1538626992-1.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Memang banyak pertimbangan lain, perasaan cinta bisa dikatakan satu dorongan paling kuat untuk yakin berada di sebuah hubungan dengan seseorang. Anda mungkin berpikir, itulah pondasi dari apa yang hendak dijalani.
Seiring waktu berjalan, Anda berubah, pasangan berubah, hubungan kalian berubah. Sialnya, dinamika ini kadang tak berjalan ke arah yang sama. Perdebatan mulai terjadi dan makin sering berlangsung di antara kalian.
Sampai pada satu titik, Anda berpikir hubungan ini sudah tak sehat. Pertengkaran yang disusul dengan pertengkaran lain membuat cinta Anda pada pasangan akhirnya kalah. Namun, mengucap kata perpisahan sepertinya masih jauh dari realisasi.
Lho, kenapa? Cinta yang semula dianggap pondasi kan sudah tak ada. Tapi, mengapa Anda masih juga takut meminta untuk berpisah? Dikutip dari brightside.me, Kamis, 4 Oktober 2018, berikut alasan orang takut mengakhiri hubungan yang sudah tak ada cinta di dalamnya.
Takut menyesal
Menjadi pihak yang meminta untuk menyudahi suatu hubungan mungkin membuat Anda takut dilanda rasa menyesal setelahnya. Ternyata, apa yang ada pikirkan berjalan sebaliknya ketika kalian benar-benar sudah berpisah.
Padahal, perpisahan ini sangat bisa dibicarakan. Diskusikan dengan pasangan Anda soal keluh-kesah dan permasalahan yang dianggap belum selesai. Ketika berujung putus, itu adalah keputusan kalian, bukan Anda seorang.
Saksikan video pilihan berikut ini:
Cinta Laura ternyata sudah putus dengan pacar bulenya. Cinta mengaku, soal asmara belum menjadi fokusnya saat ini.
from Berita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CuY5iH
No comments:
Post a Comment