:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1374209/original/023185500_1476445344-bigo.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 2.334 konten negatif dalam 11 aplikasi live chat telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) di sepanjang 2018.
Adapun 11 aplikasi yang dimaksud, antara lain adalah Bigo, Bigo Live, Cheez, Go Live, Gogo Live, Kwai Go, Live Me, Nonolive, Smule, TikTok, dan Vigo.
Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu mengatakan, berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika, aplikasi yang paling banyak diblokir kontennya adalah Smule. Jumlah konten negatif yang diblokir di Smule mencapai 613 konten.
"Pemblokiran dilakukan karena pakaian yang digunakan menunjukkan kevulgaran," kata pria yang karib disapa Nando tersebut, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari keterangan resmi Kemkominfo, Kamis (7/2/2019).
Aplikasi kedua yang kontennya paling banyak diblokir adalah TikTok dengan jumlah 591 konten.
"Pertimbangan pemblokiran karena pakaian yang digunakan tampak vulgar sebanyak 293 konten, isu yang mengganggu dalam bentuk tatto sebanyak 227 konten, menunjukkan konten merokok, meminum minuman keras, dan obat-obatan terlarang sebanyak 48 konten, selebihnya karena aksi, bahasa, dan memuat anak di bawah umur," kata Nando.
Kemudian, di urutan ketiga adalah aplikasi Kwai Go dengan jumlah yang diblokir sebanyak 424 konten.
Dari jumlah konten yang diblokir, 172 konten menunjukkan aksi yang tidak layak atau vulgar, 103 konten menunjukkan pakaian vulgar, dan 79 konten memperlihatkan aksi yang membahayakan.
Selebihnya, konten di Kwai Go diblokir karena menampilkan erotisme, aktivitas merokok, minuman keras, dan penyiksaan makhluk hidup.
from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping http://bit.ly/2TDbYAg
No comments:
Post a Comment