:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2762001/original/099839800_1553657832-Galaxy-A70_main_F.jpg)
Samsung mengumumkan telah menghentikan produksi lini smartphone entry level-nya, seri Galaxy J. Selanjutnya, Samsung bakal lebih fokus pada seri Galaxy A sebagai pengganti seri Samsung Galaxy J.
Keputusan ini dilakukan untuk menaikkan kelas konsumen di entry level ke tingkat yang lebih tinggi, yakni smartphone kelas menengah.
Galaxy A memang selama ini fokus sebagai perangkat yang menyasar kaum milenial, yang ingin eksis dengan aktivitasnya di media sosial atau pembuat konten.
Sementara, Galaxy J merupakan seri perangkat kelas entry level yang baru berpindah dari feature phone ke smartphone dengan banderol harga yang tak terlalu tinggi ketimbang seri Samsung lainnya.
"Galaxy J series sudah dihentikan produksinya karena konsumen Galaxy seri J ini ingin dinaikkan kelasnya ke Galaxy seri A yang entry level (seperti Galaxy A10 dan Galaxy A20)," tutur Senior Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar saat merilis Galaxy A30 dan Galaxy A50 di Jakarta, Jumat (22/3/2019).
Dengan berhentinya produksi Galaxy seri J, kini seri smartphone yang dimiliki Samsung adalah Galaxy M, Galaxy A, Galaxy S, dan Galaxy Note.
Ia pun menjelaskan, target market antara seri Galaxy A dan Galaxy M berbeda.
"Galaxy M itu lebih menyasar konsumen yang senang terhubung, makanya dibekali dengan baterai yang besar kapasitasnya. Sementara seri Galaxy A menyasar generasi live, yakni anak-anak milenial yang senang membuat konten dan dibagikan ke media sosial," ujar Selvia.
(Dam/Ysl)
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Tekno Liputan6.com berkesempatan untuk membongkar boks Samsung Galaxy S10 Plus
No comments:
Post a Comment