:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1812146/original/036643500_1514202253-20171225-Cincin-Anting-Wulan2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Ilmuwan dari Georgia Institute of Technology, menciptakan cincin dengan teknologi canggih yang berfungsi layaknya sebagai kontrasepsi.
Dilansir Mirror pada Kamis (28/3/2019), cincin tersebut dirancang dengan teknologi berupa hormon kontrasepsi yang disimpan di dalam cincin.
Tak cuma cincin, ilmuwan juga berencana untuk membuat aksesori perhiasan lain, seperti kalung dan juga anting. Lalu, seperti apa cara kerjanya?
Karena hormon tersebut disimpan di dalam potongan objek patch kecil di dalam cincin, saat menyentuh kulit, ia akan menyalurkan partikel kontrasepsi ke dalam tubuh manusia.
Meski belum diuji coba langsung pada manusia, uji awal justru membuktikan kalau teknik ini bisa menyalurkan hormon kontrasepsi dengan lancar.
"Semakin banyaknya opsi kontrasepsi yang tersedia memudahkan manusia (khususnya wanita) bisa memilih dengan nyaman. Dan kami harap, aksesori ini bisa menjadi salah satunya," kata Mark Prausnitz, salah satu ilmuwan dari Georgia Institute of Technology.
"Karena perhiasan merupakan salah satu benda yang paling sering dipakai wanita sehari-hari, teknik ini bisa memfasilitasi mereka," tambahnya.
Prausnitz mengakui, pengembangan perhiasan ini memang mengambil fungsi dasar kontrasepsi berbasis patch alias plester.
"Karena teknologi semakin canggih, kami mencoba mengecilkan patch tersebut dan membuatnya muat di dalam perhiasan," tandasnya.
Meski mereka sudah melakukan uji coba awal, tidak diungkap kapan perhiasan kontrasepsi akan dijual.
Pasalnya, ilmuwan masih meneruskan studi lanjutan terkait seberapa besar hormon kontrasepsi tersebut bisa disalurkan ke badan manusia.
from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CIrBzV
No comments:
Post a Comment