Pages

Thursday, April 11, 2019

Analis: Apple Harus Pangkas Harga iPhone

Liputan6.com, Jakarta - Apple pada awal bulan ini memangkas harga iPhone 2018 hingga 60 persen di Tiongkok, begitu pula dengan iPhone XS dan XS Max. Pemangkasan harga ini dinilai harus dilakukan Apple jika tidak ingin bisnisnya semakin memburuk di negara tersebut.

Dilansir Phone Arena, Jumat (12/4/2019), ini merupakan kali kedua Apple memangkas harga iPhone pada 2019 di Tiongkok. Harga iPhone pun lebih terjangkau dibandingkan sebelumnya.

Menurut analis Wedbush Securities, Daniel Ives, konsumen Tiongkok merespons positif langkah Apple tersebut. Menurutnya, permintaan terhadap iPhone XR di Tiongkok perlahan berbalik. Namun, ia meyakini Apple belum selesai menggunakan langkah pemangkasan harganya itu.

Untuk menghindari yang disebutnya sebagai situasi "code red" di Tiongkok, Ives memperkirakan akan ada pemangkasan harga yang lebih signifikan dari Apple. Code red ini menggambarkan adanya "ancaman" atau situasi darurat.

Ivei pun menyebut pemangkasan harga yang dilakukan Apple pada tahun ini sebagai strategi pintar, meski memang akan berdampak negatif pada pendapatan.

Namun dengan menjual lebih banyak iPhone, meski dengan harga lebih rendah, strategi ini akan membantu perusahan mendapatkan lebih banyak pendapatan dari bisnis layanannya.

Layanan atau services Apple merupakan penyumabng terbesar kedua untuk pendapatan, dan merupakan yang paling menguntungkan. Perusahaan memiliki target menggandakan pendapatan layanannya dari USD 25 miliar pada 2016 menjadi USD 50 miliar pada tahun depan.

Apple mengumpulkan hampir USD 11 miliar pendapatan dari layananya pada Oktober hinga Desember tahun lalu. Bisnis layanan perusahaan, termasuk AppleCare, Apple Pay, App Store, iTunes, Apple Music, Apple News+, dan Apple TV+. Pada akhir tahun ini akan bertambah layanan baru, Apple Arcade.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Io9m6F

No comments:

Post a Comment