:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape.png,553,20,0)/kly-media-production/medias/2229783/original/021836500_1527483654-WhatsApp_Image_2018-05-27_at_15.51.34.jpeg)
Liputan6.com, Jakarta - Umat Budha merayakan Hari Waisak yang jatuh pada Minggu, 19 Mei 2019. Di balik perayaan tersebut, ada kisah yang selalu mencuri publik, yaitu tentang Api Abadi Mrapen yang berusia ratusan tahun.
Api Abadi Mrapen terletak di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah. Kawasan ini terletak di tepi jalan raya Purwodadi - Semarang, berjarak 26 kilometer dari Purwodadi.
Kompleks Api Abadi Mrapen merupakan fenomena geologi alam berupa keluarnya gas alam dari dalam tanah yang tersulut api sehingga menciptakan api yang tidak pernah padam. Saat ini, Api Abadi Mrapen salah satu destinasi wisata yang terkenal.
Api Abadi Mrapen merupakan fenomena gas alam yang keluar dari perut bumi lalu tersulut oleh api yang hingga saat ini tak pernah padam.
Sementara itu, versi yang lain berdasarkan cerita yang berkembang, keberadaan sumber Api Abadi Mrapen terkait dengan sejarah masa akhir Kerajaan Majapahit yang ditaklukkan Kesultanan Demak Bintoro pada 1500-1518 Masehi.
Konon api abadi itu muncul setelah Sunan Kalijaga yang memimpin Demak mengalahkan Majapahit. Setelah itu, ia mencari mata air untuk rombongannnya yang kelelahan. Ketika istirahat itu, Sunan Kalijaga melihat semburan api yang muncul dari dalam tanah.
from Berita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner kalo berita kurang lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Ju9KBV
No comments:
Post a Comment