Pages

Wednesday, January 1, 2020

Piknik ke Setu Babakan, Kampung Budaya Betawi yang Tersisa

Liputan6.com, Jakarta - Masih termasuk daerah Jakarta, Setu Babakan bisa jadi pilihan untuk Anda bersantai dan menghabiskan waktu libur. Terletak di Jalan Kahfi II , Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Kawasan seluas 32 hektare yang memiliki danau itu selain rindang juga sangat pas menjadi tempat rekreasi dan bersantai.

Jika Anda masuk lewat pintu masuk I Bang Pitung, Anda akan melintasi pemukiman penduduk. Dengan berjalan kaki, Anda bisa melihat dan merasakan suasana kental Betawi. Dari dekat terdengar celoteh mereka dengan bahasa Betawi yang kental, seolah-olah film-film Benyamin Sueb diputar langsung. Keramahtamahan warga pada pengunjung patut diacungi jempol.

Beberapa warung di pinggir jalan dihias dengan dekorasi ondel-ondel. Ikon khas Betawi itu dipajang dari berbagai warna dan ukuran. Memasuki kawasan tapi danau, akan ada penjaga yang memberikan kartu parkir.

Biaya masuk ke wisata Kampung Budaya Betawi ini gratis untuk Anda yang berjalan kaki ke dalam. Jika membawa kendaraan, Anda cukup membayar parkir Rp2 ribu untuk pengendara motor dan Rp5 ribu untuk pengendara mobil.

Setelah masuk ke kawasan Setu Babakan, banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan di sana, mulai dari piknik, memancing, bersepeda air, menyicipi kuliner-kuliner khas betawi, atau sekadar jalan-jalan di tepi danau. Jika ingin mencoba wahana sepeda air, Anda perlu membayar Rp6 ribu untuk anak-anak dan Rp10 ribu untuk dewasa. Sayang, rumah-rumah adat Betawi masih direnovasi.

Pohon-pohon rindang yang ada di tepi danau juga menambah rasa sejuk. Angin sepoi-sepoi di musim hujan seperti ini semakin menambah kenyamanan untuk duduk berlama-lama di bawah pohon teduh.

2 dari 4 halaman

Kuliner Khas Betawi

Di tepi danau juga telah disediakan banyak tempat duduk, Anda bisa memilih sesuka hati spot duduk yang pas. Tak ketinggalan fasilitas publik seperti kamar mandi dan musolah juga mudah ditemui. Selain itu kebersihan di sekitar danau juga terjaga.

Jika sudah lelah menyusuri tepi danau, menyantap kuliner khas Betawi juga dapat Anda lakoni. Di sepanjang jalan Anda dapat menemui pedagang yang menjajakan makanan. Mulai dari jajanan sampai makanan berat.

Di sini juga terdapat makanan khas Betawi yang wajib Anda coba, kisaran harga untuk kerak telor dengan telur ayam Rp15 ribu dan dengan telur bebek Rp20 ribu. Jika ingin yang sedikit berkuah, Anda juga bisa menyicipi Tauge Goreng khas Betawi.

Meski namanya tauge goreng, pengolahan tauge ini direbus dengan beberapa bumbu, Anda bisa menikmati tauge goreng di Setu Babakan dengan mengeluarkan kocek Rp15 ribu per porsinya.

Jika sudah puas kulineran di tepi danau, tentu tak lengkap kalau pulang tanpa membawa buah tangah. Di Setu Babakan Anda juga bisa berbelanja makanan khas Betawi lainnya seperti bir pletok, dodol betawi, roti buaya, kue kembang goyang, dan akar kelapa.

3 dari 4 halaman

Berkembang Jadi Wisata Edukasi

Di tengah renovai pada beberapa fasilitas seperti rumah adatnya, Setu Babakan juga akan menjadi wisata edukasi. Selain liburan dan bersantai, Anda juga bisa belajar tentang kebudayaan Betawi bahkan mempraktekkan membuat kerajinan ondel-ondel.

Salah satu sanggar di kawasan Setu Babakan adalah Saung Argawana. Saung ini digagas oleh Jazuri dan sang istri, Cici. Mereka berdua mengelola sanggar yang kedepannya akan dijadikan tempat untuk anak-anak usia sekolah dasar berkreasi membuat kerajinan tangan.

Cici mengungkapkan, beraneka ondel-ondel yang dibuat di sini dibuat dengan berbagai material, mulai dari barang bekas sampai fiber. "Kalau untuk anak-anak berkreasi, nanti kita buat dengan bahan bekas seperti botol bekas," ungkap Cici di Setu Babakan, Selasa, 31 Desember 2019.

Selain material dasarnya, ukuran ondel-ondel ini juga bermacam-macam. Mulai dari yang kecil, yang bisa Anda jadikan hiasan di lemari kaca, sampai ukuran dua meter yang biasanya dipakai untuk perayaan. Hiasan ondel-ondel kecil dari fiber sendiri dijual dengan kisaran harga Rp300 ribu. Selain hiasan, alat musik gesek khas Betawi seperti tehyang juga dapat Anda coba disanggar ini. (Adhita Diansyavira)

4 dari 4 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Let's block ads! (Why?)



from Berita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2tkB2Uw

Tuesday, December 31, 2019

Indonesia Punya Drone yang Bisa Terbang 24 Jam

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia telah berhasil membuat sebuah drone yang mampu terbang terus menerus selama 24 jam.

Drone ini berjenis pesawat udara nirawak (PUNA) jenis medium altitude long endurance (MALE) dan dinamai Black Eagle. Kemampuan terbang terus menerus selama 24 jam membuat drone ini bisa digunakan untuk membantu menjaga kedaulatan NKRI dari udara.

Hal ini didasari dari kebutuhan pengawasan dari udara yang efisien terus bertambah seiring dengan meningkatnya ancaman daerah perbatasan, terorisme, penyelundupan, pembajakan, serta pencurian sumber daya alam seperti illegal logging dan illegal fishing.

Drone ini mampu beroperasi dalam radius 250Km dengan waktu terbang hingga 30 jam. Secara fisik, drone ini memiliki panjang 8,30 meter dan bentang sayap sepanjang 16 meter.

Mengutip keterangan resmi Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) yang diterima Liputan6.com, Rabu (1/1/2020), inisiasi pengembangan PUNA MALE telah dimulai oleh Balitbang Kemhan sejak tahun 2015.

Kemudian, pada 2017 terbentuk perjanjian bersama berupa Konsorsium Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA MALE) dengan anggota yang terdiri dari Kementerian Pertahanan RI yaitu Ditjen Pothan dan Balitbang, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), TNI AU (Dislitbangau), Institut Teknologi Bandung/ITB (FTMD), BUMN yaitu PT Dirgantara Indonesia dan PT Len Industri.

Di tahun 2019 Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masuk sebagai anggota konsorsium tersebut.

2 dari 3 halaman

Mulai Manufaktur

Proses manufaktur dikerjakan oleh engineer BPPT dan disupervisi oleh PT Dirgantara Indonesia. Selanjutnya, di tahun ini juga dilakukan pengadaan Flight Control System (FCS) yang diproduksi di Spanyol.

Integrasi FCS ini dengan prototipe PUNA MALE 1 yang telah dimanufaktur oleh PT Dirgantara Indonesia pada akhir tahun 2019.

Proses integrasi dilaksanakan oleh engineers BPPT dan PT Dirgantara Indonesia yang telah mendapatkan pelatihan untuk mengintegrasikan dan mengoperasikan sistem kendali tersebut.

Pada tahun 2020 akan dibuat dua unit prototype berikutnya, masing-masing untuk tujuan uji terbang dan untuk uji kekuatan struktur di BPPT. Proses sertifikasi produk militer juga akan dimulai dan diharapkan pada akhir tahun 2021 sudah mendapatkan sertifikat tipe dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan RI (IMAA).

Integrasi sistem senjata pada prototype PUNA MALE dilakukan mulai tahun 2020 dan diproyeksikan sudah mendapat sertifikasi mendapatkan sertifikasi tipe produk militer pada tahun 2023.

3 dari 3 halaman

Apresiasi

Mewakili Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro, Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan apresiasi atas semua upaya dan kerja keras para engineers yang terlibat dalam konsorsium PUNA MALE. 

Ia juga menyebut, peluncuran drone ini merupakan simbol penguasaan teknologi kunci dari salah satu teknologi kedirgantaraan.

Lebih lanjut Hammam Riza juga mengharapkan bahwa inovasi-inovasi teknologi pertahanan terkini terus didukung oleh industri nasional, sehingga mampu memenuhi kebutuhan industri hankam dan sekaligus mengurangi impor industri hankam.

(Tin/Ysl)

Let's block ads! (Why?)

from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/35fVm6u