Pages

Friday, August 31, 2018

Gandeng Indomaret, JavaMifi Perluas Layanan hingga 15.400 Titik

Liputan6.com, Jakarta - JavaMifi yang dikenal sebagai penyedia sewa portabel WiFi untuk wisatawan Indonesia yang pergi ke luar negeri, memperluas jaringan di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Sumatera, dan Kalimantan.

Untuk mewujudkan langkah tersebut startup lokal ini menggandeng ritel modern Indomaret. Melalui kerja sama ini traveler dapat mengambil dan mengembalikan modem di cabang Indomaret di seluruh Indonesia melalui layanan Indopaket, tanpa tambahan biaya.

Layanan ini melibatkan sebanyak 14.500 gerai (titik) dan segera disusul jaringan Indomaret di Pulau Sulawesi, sehingga produk JavaMifi dapat diambil dan dikembalikan di seluruh jaringan Indomaret mencapai 15.400 titik.

Founder JavaMifi Andintya Maris mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk selalu menghadirkan kualitas layanan terbaik dan kemudahan untuk setiap pelanggan dalam menyewa travel WiFi.

"Kerja sama ini menambah deretan kerja sama strategis lain JavaMifi untuk mendorong penetrasi pasar, sekaligus menghadirkan berbagai kemudahan untuk pelanggan," ujar Andintya dalam keterangannya, Jumat (31/8/2018).

Sebelumnya, Andintya melanjutkan, JavaMifi menjalin kerja sama dengan Go-Jek dan beberapa bank, seperti Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata, dan Jenius, serta maskapai penerbangan Cathay Pacific untuk memberikan pengalaman traveling terbaik bagi para pelanggannya.

* Update Terkini Asian Games 2018. Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

Let's block ads! (Why?)

from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NxPmOB

Duh, Hobi Ngedumel di Twitter Berisiko Kena Serangan Jantung

Liputan6.com, Pennsylvania - Kini, media sosial Twitter tak cuma digunakan untuk berbagi curahan hati (curhat) atau foto selfie saja.

Media sosial microblogging berlogo burung biru itu, ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasikan tingkat resiko serangan jantung seorang pengguna. 

Pemanfaatan fungsi Twitter yang tidak biasa ini pertama kali dilakukan oleh tim peneliti dari University of Pennsylvania.

Menurut mereka, pengguna Twitter yang kerap mengekspresikan emosi negatif seperti marah, stres, keluhan dan kelelahan melalui cuitan sangat berisiko terkena serangan jantung.

Dan sebaliknya, seorang pengguna yang lebih sering mengungkapkan emosi positif melalui kicauan mereka diklaim memiliki resiko yang sangat rendah terkena serangan jantung.

"Dengan miliaran pengguna aktif setiap harinya tentang pengalaman yang mereka alami, pikiran dan perasaan, dunia media sosial dapat dijadikan tolak ukur baru bagi penelitian psikologis," papar salah satu tim peneliti seperti yang dikutip dari laman Business Insider, Jumat (31/8/2018).

"Data yang berasal dari media sosial ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kesehatan masyarakat yang sangat berharga di dunia nyata," lanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan, tim peneliti dari University of Pennsylvania mencatat bahwa korelasi antara bahasa dan kematian secara mengejutkan sangatlah erat.

Berbagai bahasa emosional negatif seperti kata-kata yang mewakili 'kebencian' dan kata-kata kasar mampu memicu penyakit pada jantung.

Bahayanya, risiko tinggi serangan jantung tidak saja menimpa orang-orang yang kerap marah-marah di Twitter.

Para pembaca cuitan yang dipenuhi dengan bahasa emosional negatif juga beresiko memiliki potensi yang sama.

Jadi intinya, berhatilah-hatilah dalam berkicau di Twitter dan pilih akun yang tepat untuk kamu ikuti (follow).

Let's block ads! (Why?)

from Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia kalo berita kurang lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PTXJWr